![]() |
Cahaya lampu hias kamar berkedip seperti kedip mata manusia. Mulai tak terdengar percakapan antar manusia yang menempati kamar seberang. Hanya ada suara kipas tua yang berisik, dan suara detak jarum jam yang mulai membentuk menjadi ritme pengantar tidur. Aku tidak ingat kapan terakhir aku merasakan malam sebagai waktu yang tepat untuk sekedar mengistirahatkan mata dari cahaya layar handphone. Akhir-akhir ini malamku berisikan riuh pasar dengan teriakan penghuni kepala yang mengajukan berbagai pertanyaan.
Aku menuliskan ini disertai dengan kecemasan yang tidak masuk akal. Ini perihal kecemasan yang muncul akibat ekspektasi orang-orang terdekatku. Mereka yang tergolong dekat denganku selalu menjadikanku contoh untuk anak-anak mereka atau sekedar pujian atas hal kecil yang ku lakukan.
Pujian serta apresiasi mereka justru membuatku merasa tertekan dan hingga muncullah kecemasan. Ya, kecemasan akan kegagalan yang seakan-akan menghampiriku. Kecemasan jika aku berakhir tidak sesuai dengan ekspektasi mereka. Aku memang bukan manusia waras, jadi wajar saja ketika aku menganggap pujian sebagai beban. Alih-alih menjadikan pujian sebagai semangat, justru aku merasa pujian mereka seakan-akan berubah menjadi harapan tinggi yang dinobatkan kepada manusia yang setengah waras ini.
Suatu malam, aku pernah mencoba untuk mengabaikan semua perasaan yang muncul di kepalaku dan berpura-pura menutup mata. Dan berkata, "kamu hanya perlu menghadapinya im". Lagi-lagi aku percaya, bukan hanya aku yang merasakan hal semacam ini. Setiap manusia pasti memiliki kecemasannya sendiri. Mungkin ini hanya sebagian kecil dari kecemasan-kecemasan yang ada di luar sana. Hingga aku sampai pada kesimpulan bahwa hidup adalah parodi yang memang dimaksudkan untuk lucu. Tak ada cara lain. Dan ku rasa kita perlu tertawa dengan hikmat di waktu-waktu senggang. Apalagi yang lebih lucu dari kondisi hidup?.
Jika menerima adalah awal, maka tertawa adalah sesuatu yang melampaui dari penerimaan. Lagi-lagi dunia terlalu aneh untuk ditangisi.

kita perlu melakukan apa yang kita inginkan untuk membuat diri ini lebih bersemangat 😊
BalasHapusHai pemilik malam yang bising, sepertinya malam ini cukup tenang untukmu. Lagi-lagi tidak untuk ku. Terimakasih sudah membacanya 💐
Hapus