Senin, 24 Januari 2022

 

from pinterest

Akhir-akhir ini aku sering memikirkan banyak hal sembari berdiam diri di dalam kamar mandi. Tidak tahu sejak kapan kamar mandi selalu menjadi tempat untuk menemukan ide-ide baru. Tapi kali ini lebih tepatnya bukan ide baru. Ini hanya metode cocoklogy yang ku buat sendiri sembari memainkan air yang keluar dari shower patahku. Kalian pasti memiliki teman kan, atau tidak? (Maaf jika aku menyinggungmu yang tidak punya teman). Aku tau, beberapa manusia memang mengalami sedikit kesulitan dalam berteman, atau bahkan hanya sekedar kenal. Aku tau, karena aku sendiri juga sulit untuk berteman. Hal baru yang kutemukan adalah, aku merasa pertemanan itu seperti selera musik. Entah, menurutku ini sangat berhubungan dengan kepribadian seseorang. Jadi begini, seseorang akan memainkan musik yang ia sukai. Bgtu juga dengan pertemanan, seseorang akan bermain atau sekedar bersama dengan teman yang ia sukai. Kemudian, jika sebuah musik dirasa bukan seleranya dan tidak cocok untuknya, maka ia tidak akan mendengarkan atau bahkan mendengarnya sekilas saja sudah “ah ini lagi,”. Begitu juga pertemanan, jika seseorang tidak merasa nyaman atau cocok dengan orang tersebut pasti akan malas untuk membangun komunikasi. Jangankan untuk ngobrol, terkadang mendengar namanya sudah tidak tertarik. Kita kerap malas mendengar musik yang memang bukan selera kita, begitu juga perihal pertemanan. Kita akan tidak tertarik untuk berteman dengan seseorang yang kita rasa tidak sefrekuensi dengan kita. Tidak ingin mendengarkan hingga selesai, begitu juga tidak perlu ngobrol untuk mengenal. Apalagi jika kalian menyukai satu lagu, pasti itu-itu saja yang kalian mainkan, benar bukan? Bukankah sama halnya dengan pertemanan? Kalian akan bermain dengan teman kalian yang kalian sukai.

Mungkin ini terjadi tidak hanya pada selera musik, selera makan mungkin juga bisa. Tetapi percayalah manusia memang tidak terlepas dari ketertarikan pada satu hal saja. Manusia terlanjur monoton. Jika kalian memiliki playlist musik mingguan, atau playlist lagu hiphop, lagu pop, lagu lama, dan sebagainya. Aku yakin, pasti kalian memiliki lingkaran pertemanan yang kalian kelompokkan sendiri. Misal, dengan judul teman kelas, teman kost, teman kerja, teman healing, teman belajar, dan judul-judul kelompok pertemanan kalian yang lain. aku tidak tau, apa hanya aku saja yang merasa demikian. Tapi aku yakin kalian yang sedang membaca ini sedang berpikir, “iya yah?”

Tapi maaf jika kamu yang tidak menyukai musik, aku tidak bermaksud  untuk memaksamu memahami ini. Karena aku yakin, kalau kamu tidak suka dengan musik sepertinya kamu tidak tertarik untuk berteman dengan manusia. (emot ketawa tiga kali)J . Bahkan seseorang yang tertarik untuk berteman dengan hantu saja memiliki lagunya sendiri. Lingsir wengi misalnya. Wkwk.

Jangan terlalu serius, aku hanya ingin menuliskan pikiranku yang sepertinya susah fokus ketika mengerjakan skripsi. Suka berlarian kesana kemari dan akhirnya memikirkan hal lain. aku sedikit kesal dengan diriku sendiri yang memiliki pikiran se-random ini. Saat ini aku ingin mencuci sepatuku yang sudah setengah tahun sepertiya belum ku cuci dan menurutku ini adalah waktu yang tepat untuk mencuci sepatu sembari memikirkan akan memilih teori yang mana. Aku memang terlahir sebagai manusia yang sedikit banyak berpikir, hanya saja tidak seperti einstein. Selamat menikmati hari selasa!

 


0 komentar:

Posting Komentar

Blogroll

BTemplates.com

Popular Posts